Jumat, 21 September 2012

Tersesat Di Hutan Bernama Kampus

          Berada di kelas hari ini mungkin sebuah kesalahan atau apa yaaaa, beneran deh...random banget, aku streeeeeessss!! IYA, kalau aja tadi aku nggak masuk kelas, kalau aja mutusin buat bolos, mungkin jauh lebih baik buat jiwa dan ragaku. Mengapa satu pertanyaan itu membuat otakku kerja keras yaaa ?

           Kadang aku benci segala sesuatu tentang berpikir, capeeeek. Emang kenapa harus mikirin, ini , itu, kenapa begini, kenapa, kenapa..... ??? Aku juga nggak ngerti mau jawab apa...aihhh, sebenarnya aku lagi super random hari ini , dan jujur aku lagi kesaaaaal sama satu manusia. GILA, bisa juga yaaa orang hampir mati karena sebegini kesaaaal.

Senin, 20 Agustus 2012

Lebay Ga Cuma di Sinetron

Plisss....!!!, jangan ajak aku nonton sinetron. Buat siapa pun yang suka nonton sinetron, salah banget kalau lagi nonton sinetron ada aku.Aku bisa secepat mungkin berubah jadi orang yang cerewet dan sok kritis luar biasa. Itu termasuk salah satu alasan kenapa aku nggak mau beli tv, selain gara-gara tiga teman deket aku di lantai atas kosan  punya tv dan kita juga biasanya nonton bareng di satu kamar, dan yang menonton tv di kamar lain itu adalah makhluk halus penghuni alam lain, yang iseng karena udah capek berkelana,alasan lainnya siaran di tv yang aku suka dikit doang.
Suatu hari aku, Endang, Fitri libur.Pagi-pagi kita nonton, terus ada sinetron tentang ibu tiri gitu. Jadi ceritanya ada anak yang terpisah dari ibu kandungnya, kemudian papanya nikah sama wanita lain, dan jadilah anak ini punya ibu tiri. Di sinetron yang ababil super ini, Papanya itu dokter, kalau papanya kerja si mama tiri di rumah sama si anak ini.Seperti biasa, cerita tentang ibu tiri adalah cerita dimana si mama kejam luar biasa (*kejam lebai gitu, menurutku sih :P )Nah ada adegan saat pembantu lagi nyuapin makan si anak ini, “Neng, dimakan dong nasinya, kalo ga makan bisa sakit lo. “, si pembantu berdiri di samping anak itu. “GA MAU!!!!!” si anak teriak. “Makan ya neng, makan , dikiiiit aja.” , “GA MAU, dibilang juga GA MAU , pokoknya NGGAK.” Itu anak beneran teriak dan kedengaran sama ibu tirinya, nah si ibu tiri itu kesal dong yaaa, oh nggak cuma dia, aku dan dua teman ku yang lain juga ikut-ikutan  kesal. Komentar kita, “Kok, payah sih, makan aja!” HAHAHAA. Adegan di sinetron berlanjut, si ibu tiri jalan ke arah ruang makan dengan tergesa-gesa, kita bertiga ikutan naik pitam”Cepatlaaah!!”, kami memang menghayati banget rasanya jadi ibu tiri, hehee. Dan ibu tiri itu mengambil alih tugas pembantu ini.
“MAKAN GAG??? MAKAN , CEPEEEEET!!!!”, Si ibu teriak, dan mengarahkan sendok ke mulut si anak. Fitri, Endang, aku , kita bertiga sama-sama marah, bahkan kok lebih marah dari si ibu tiri itu, heheee. “Iyaaaa, payah! Makan aja susah.“Fitri berkomentar. “Entah, buka aja mulutnya , maaaasuuuukkan nasinya, kalo perlu ga usah dari sendok, dari piring aja.” Aku dan Endang menimpali sambil terbahak, dan aku mulai sadar kami nggak seharusnya nonton sinetron ini. Si ibu tiri semakin ganas, dan kita semakin senang. Hahaaa. Adegan di sinetron, si anak tetap nggak mau makan dan si ibu tiri kalap, diseretnya si anak itu dengan marah ke kamar mandi, si ibu nyalain shower, buka kran lagi nyiramin si anak itu. “RASAKAN!!!”, dan kita bertiga tertawa puas. “Makan aja , payah.” Aku berkomentar. “Iyaaa daq.”Endang dan Fitri,ikutan komen. Trussss iklan , kita buka channel lain, kalo gag salah kita nonton Dashyat, pas acara Dashyat lagi iklan kita buka lagi channel sinetron ini. Rupanya adegannya udah berubah, di taman gitu, papanya udah tau kalau si ibu tiri ini sering nyiksa si anak ini, buru-buru dari  Rumah Sakit , nyetir dan ibu kandungnya juga udah tau, naik taksi bareng dengan pembantunya. Entah gimana , mereka sekarang udah ada di taman bunga yang sama, (*Biasanya memang gitu kan sinetron kita, pemain2nya bisa serasa satu RW :p ). Tiba-tiba ada lewat truk, “Yes, siapa ya yang bakal ketabrak truk itu, pasti anaknya”, kata Fitri, keknya ‘kawan kita’ itu”,Endang menimpali. Ya, dari semua tokohnya yang melahirkan empati kita hanya tokoh ibu tirinya, heheee. Ternyata spekulasi kita salah , keduanya kena tabrak truk, pingsan , berdarah .Si papa dan mama ini langsung nyelamatin anaknya , dan dibawa ke rumah sakit, jadinya mereka berdamai, yang ada di kepala kita adalah gimana dengan nasib si ibu tiri, kok nggak ada yang nyelamatin, kok mereka tega. Dan kita bertiga sok sedih. Akhirrya untuk menyenangkan pikiran, kita berspekulasi bahwa si ibu tiri itu diselamatkan sopir truk,Si Sopir terpesona dengan kecantikannya. Kemudian si ibu tiri sembuh,lupa ingatan , setelah sadar kemudian jatuh cinta sama sopir truk yang baik hati dan masih jomblo itu. Mereka hidup bahagia. heheee, kita memang jaaaaraaang banget bisa diem kalo udah nonton sinetron.
Alasan sebenarnya aku nggak terlalu suka sinetron kita itu , LEBAIIII, beneran deh. Misalnya ada cerita tentang cewek suka sama cowok, si cowok suka sama cowok lain, di sinetron itu udah sesuatu yang dipermasalahkan berlebihan. Misalnya kalo ceritanya tentang remaja yang sekolah gitu, si cewek bakal mati-matian berjuang buat ngedapatin cinta si cowok , ya melakukan hampir apa pun. Misalnya sampe nyewa preman buat bikin cewek yang ditaksir si cowok celaka, atau diculik, atau malah dibunuh. Dan intinya nggak meaning banget buat aku. Gimana itu ada di dunia nyata?? Masalahnya kenyataan itu punya banyak banget aspek dan itu semua punya masalahnya masing-masing, kalau dunia nyata pindah ke sinetron, saat kita diejek orang lain , segeralah mengeluarkan racun dan paksa dia meminumnya , kalau dia nggak mau, minum sendiri aja, biar nggak usah ngedengarin ocehannya dia lagi, heheee. Pokoknya menurutku, Sinetron itu Lebai.
Tapiiiiii, ternyata, tunggu dulu, aku juga terkadang LEBAI.  Suatu waktu aku ketemu dengan cowok satu kampung aku . Kita makan bareng, aku dapat traktiran lagi, Yaiiii, heheee. Udah selera banget dengan menu yang ada di depan mata, sambil makan, dia ngobrol, eh maksud aku kita berdua (*aneh juga ,kalau dia ngobrol sendirian). “jadi Wi, boleh nggak nanya sesuatu samamu?”, “Boleeeeh , emang nya kenapa?” berusaha sok kalem, dalam otak udah mulai berspekulasi, “dia bakal nanya apa yaaaa ? berharap dia akan nanya, “Wi, udah punya pacar belum?”,  meskipun rada geli juga kalau ditembak disitu , seenggaknya itu adalah pertanda kalau dia itu tertarik ama aku, heheee. Harapan..oh harapan. Random, forget it!
“Tapi jangan marah yaaa Wik”, “iyaaaa.”Aku masih sok kalem dan dalam hati, semoga, semoga, semoga, ternyata yang ditanya , “KOK KAU GEMUK KALI SEKARANG WIK.’, jleb! Sangat jauh dari harapan saudara-saudara. Hahahaaa , aku ketawa, dalam hati , dalam hati sedikit kecewa. Ya sudah lah, aku cerita kalau ini sebenarnya karena aku belum bisa mengontrol emosi aku, jadi apa-apa makan, sedih makan, senang makan, ya seperti itulah . Tapi yang terutama itu karena aku sedih akan satu hal. (*This is about someone, so i can’t tell here.) Ceritaku ku akhirir dengan kalimat “kasian banget kan aku”, seolah minta persetujuan dari dia. Dia Cuma tersenyum dan berkomentar “gag masuk akal, lebai.” Sekali lagi, kata-katanya sekarang  nggak sekedar nusuk udah nembus! Dia pun cerita tentang masalah yang hampir mirip, dan kalau mau dibandingin, masalahnya dia jauuuuuh lebih berat. Lebai banget, saat aku merasa nggak bisa ngapa-ngapain hanya karena satu peristiwa yang menyedihkan, seolah-olah hidup nggak akan dilanjut lagi.
Daaaaan, aku baru sadar terkadang aku seperti hidup di kisah ‘sinetron’ yang hanya berputar di dalam kotak seluas ‘televisi’. Ini membuat aku merasa orang paling kasihan jagat raya, hidup ini panjang, dan Dia adalah sutradaranya , jadi ya kenapa juga harus takut, nggak banget kan yaaaa..ya jadi begitulah, harusnya biar fair, kalo aku GELI plus sedikit KESAL liat sinetron yang lebai, harusnya aku lebih GELI dan KESAL, ngeliat diri sendiri yang lebai.

Jumat, 03 Agustus 2012

Samosir , Januari 2012



Tarabunga Januari 2012




   

Satu Kisah Tentang Sahabat

Menurutku sebenarnya banyak banget keajaiban di dunia ini, tapi seenggaknya saat sekarang ini  yang membuat aku itu terkagum-kagum sama Big Daddy adalah hubungan antarmanusia. Entah itu teman, sahabat, keluarga , pacar. Setiap pertemuan antar setiap orang itu, pasti ada maknanya, dari sebuah pertemuan pasti ada sesuatu yang mau Dia ajarkan . Makanya aku sangat menyukai dan menghargai yang namanya hubungan . Sampai saat ini belum punya pacar, ehm....tapi emang lagi belum kepikiran. So here the story goes about people around me, my close friends :D i’ll miss you someday :p

A LETTER 


This letter was from Tri, heheee.
One of my best friend...


Dewiiiiiiiiiii !!!
I’m your angel ! can you believe that ?? Hahaha, maaf ya wiiiik, selama ini aku jarang sekali merhatiin kao. Tapi deep inside, saling tau lah kita perasaan masing-masing ya XD
Lucu aku rasa pas si Jere ngasi tau kao humanku. Jadi bingung aku gimana merhatiin kao, kan biasanya kao yang merhatiin aku.  Wakakaa,,,tapi serius loh, for me you are the angel. Aku curhat-curhat tentang malesnya kuliah , males-malesnya pelayanan, bosen-bosennya jadi pengurus, semua aku curhatin samamu , jadi yang ada malah kau yang merhatiin aku. Hahaaa ...XD

Over all, senang BANGET, BANGET, BANGET eh, KALI, KALI, KALI, punya teman seperti kao wik! Penghiburan kalilah pas aku lagi sedih : ) keep being yourself ya,  wik ! Aku suka kali lho sama ketawamu yang mengguncangkan dunia itu. Hahaaa..jangan diubah ya ! udah mantap itu. SERIUS!

I want you to know something, Wik :
AKU SANGAT MENGASIHIMU ! ;)
You know who you are , just be you!
Or at least if you ever wish you could be more like someone else, just try to be more like Jesus!, it His commandment anyway! : )

Ini aku kasi kao puisi ( nggak tau juga aku ini puisi apa nggak, hahaa) untukmu, wik..!!
Really want to give you something very special, something that can always remind you of me. But i just had no idea what to give. Whahaaa

Sering-sering dibaca ya, Wik, biar ingat terus kao sama aku . hahaa XD


What Can I Say About This Dewi ?

What can i say about this young lady ?
Seorang Dewi yang terlahir di bumi.
Setelah besar kuliah di UI
What can i say about this young lady ?
Pendek, suka makan, chubby
You know what i mean, ya gendut!

What can i say about this young lady ?
Kalau bicara soal studi
Dia (bilang) susah berkonsentrasi

What can i say about this young lady?
Supel, ribut, menyenangkan
Membuatnya mudah berteman

What can  i say about this young lady?
Membuat anda tertawa
 hanya dengan berbicara sekenanya

What can i say about this young lady?
Tak bisa terbedakan candaan dengan seriusan

What can i say about this young lady ?
Tempat melimpahkan curhatan bahkan ketika bosan dengan kepengurusan

What can i say about this young lady ?
Menaruh kasih setiap waktu
Menjadi saudara dalam kesukaran

What can i say about this young lady?
Nothing is more fine
Than a friend of mine

18 Juni 2011,
Tri Anthony , Fasilkom 09, Seksi Acara PMKA
Then....What can i say about this letter ?? hehee...
Huaaaa, tengq Tri, this is one of the letter i like most. Anyway, i do like your honest poetry . hahaaaa, this nice to remember when we become mature in years ahead, and we just have a little time for taking relax, then walking back to the past time, see  the memory can make us rejoice “:D i do like  the letter and the gift :D:D






Hahaha...btw nya, kau inget ga foto ini 3 ? hahaa, tengq  yaaa..udah bersedia mengikuti "gila"nya aku, jadinya paok2 gini yaaa, tapi lucu juga. Mantap kali resep makanan kita itu, hahaa...

And 3, i wanna insert this picture here, so i will always remember that, this is from you, hehee

Kamis, 02 Agustus 2012

Kakak dan Abang


Kakak Eva dan Abang Lambok : D Banyak orang bilang kita bertiga memang sama sekali nggak ada mirip-miripnya. Hehehee, tapi yang pasti aku percaya kok sama bapak dan mama, yang bilang kalau kita saudara kandung,heheee. :p

For God Has HIS Own Plan

      Banyak hal yang waktu kita udah ada, langsung terima jadi, maksud aku, udah nasib,heheeee.
Sesuatu yang udah terberi. Kita nggak bisa memilih siapa yang jadi orangtua kita, kita lahir dimana, bahkan sampai hal yang termasuk simpel seperti nama.
 Dewi Fransiska Simanjuntak, itu nama lengkapku. Ini nama feminim banget deh kalau menurutku. Dewi, kok mirip nama-nama putri di dongeng-dongeng itu yaaa, Entahlah pokoknya nama itu diberi tanpa persetujuan aku, tanpa rekomendasi dari aku juga, kalo dulu udah bisa pas lahir langsung ngomong, pengen minta nama Dewa aja, lebih matching soalnya :p. But, anyway, tetap makasih juga buat mama dan bapak yang udah ngasi nama itu. (* takut protes entar malah kiriman bulanan malah dipotong, atau malah disangka Malin Kundang modern version, NO!).

        7 Januari 1991, aku lahir di hari ini, nah tanggal ini juga ada tanpa persetujuan dari aku, oh jangankan persetujuan, pertimbangan juga nggak, hahaaa. Lahir dan besar di sebuah desa kecil, di Lintongnihuta. Kala bisa milih yaaaa, aku juga nggak pengen-pengen amat lahir di Januari, hehehee. Lahirnya di Pasar Baru , delapan jam dari Medan. Tapi aku bersyukur menjadi bagian dari kampung ini, banyak kenangan dan pelajaran disini.Well, meskipun nama kampungku ini sering bikin orang ketawa kalo dengar, komen mereka paling sering itu, “Itu dimana Wik?, masuk peta nggak?” Daaaaan , aku akan seperti putri pariwisata yang berkampanye tentang kampung ini, heheee.

 But from the deepest of my heart, i love to be a part of this village, this the place where i was born,  the place where i spent my chilhood and apart of my youth, and of course a place which has so much memory for me...

Senin, 30 Juli 2012

Menjadi Dewasa

Hidup adalah sebuah perjalanan yang panjang, banyak tantangan, banyak kejutan, kita nggak pernah tau, kapan akan tertawa, kapan akan menangis. Tapi senggaknya kita tau satu hal , kalau kita hanya cukup menjalaninya saja . kita punya seorang sutradara yang super hebat, Tuhan Yesus.Banyak hal yang akan kita pelajari seiring dengan perkembangan kita menuju hidup yang lebih dewasa. Bersama Dia kita akan menjalani hidup :D


Saat aku kepikiran tentang DIA... :D


Aku sering berpikir tentang Dia, hheee.
Dia bersama waktu. Anyway ini udah bulan Agustus aja yaaa,
dan waktu juga akan berputar sampai tau-tau ntar kita ulang tahun lagi dan semakin tua :p
Ya masa remaja sudah lewat dan dilanjut dengan masa dewasa.
Kenangan masa kecil, masa remaja itu …
Sebuah kisah yang sangat manis…
Mulai dari selalu minta uang jajan, berebut makanan, main lompat tali…
Sepertinya hari-hari Cuma ketawa-ketawa, main2, cinta2 monyet :p
Masa kecil adalah masa bisa memperoleh apa pun hanya dengan modal tangisan dan rengekan
Masa remaja juga, nggak susah-susah amat, banyakan lucunya :D

Tapi saat     beranjak dewasa…
Nggak boleh menolak kenyataan kalau ternyata hidup itu bukan hanya tentang
Bercanda dan tertawa
Kesuksesan , uang, karier hal-hal “bodoh” yang dikejar-kejar orang dewasa
Dibutuhkan KETEKUNAN. DISIPLIN.KERJA KERAS, kata mereka sih :p
Kalo kebanyakan mikir, bisa-bisa aku gilaaaaa, sebelum mulai dan beneran gila aku kepikiran DIA.
theeeen,
Dear me....!!!!
Just do your best and let’s God take the rest. So… praise Him in all condition. Jangan hanya melihat saat ini. Saat kamu menelusuri ke belakang, kamu akan lihat dan menyadari kalau Dia , tidak pernah meninggalkanMu.

Jangan lupakan kata-kataNya saat “badai”.
Saat-saat kamu menyerah adalah sebuah kebodohan.
Tekanan? iya lebih mudah untuk mundur dan menyerah pada keadaan
Tapi kalau kau mempercayai Dia, Dialah harapan itu.
Dia membentuk mu..jangan pernah ragukan Dia.
Karena pada saat kau meragukan Dia, harapan itu mau dibawa ke Siapa??

Saat Menunggu

Menunggu sama sekali nggak menyenangkan deh,itu sesuatu yang sangat menyebalkan, terkadang. hehee

Senin, 23 Juli 2012

Kenapa WAKTU Nggak Pernah Istirahat ??

       Hari Jumat lagi jam istirahat di tempat magang, teman-teman yang lain lagi pada sholat dan hari ini karena ada sholat Jumat,jam istirahat jadinya diperpanjang, aku wifi-an pake internet kantor, kan gratis dan loadingnya lumayan cepat :D:D
        Aku gugling2, baca- baca artikel, ngerasa ngantuk akhirnya search video...akhirnya aku ngeliat ada video proses perkembangan anak mulai dari proses pembuahan sampai ada bayi yang lucu banget. Dan tiba-tiba aja aku takuuut banget, gimana yaaaa...si bayi di video itu sekarang udah berapa tahun yaaa ? Tetap lucu nggak ya mukanya? : ) kok aku malah ngebahas bayi itu yaa? NGGAK, sebenarnya yang aku takutin itu adalah masalah waktu. Sekarang, aku dan teman-teman lain yang seangkatan udah pada magang, jadi mahasiswa tingkat akhir, sebentar lagi diusir dari Universitas, cari kerja, nikah, punya anak , jadi emak-emak daaaan oh my God, waktu kok cepat banget yaaaa berlalu, ya tapi kalo masih hidup juga sih . :P

      Anyway,pertama liat jalanan yang macet banget pengennya lancar. Naik pesawat mau pulang kampung , berdoa jangan sampai ada delay, naik angkot, bus pengennya abis kita masuk langsung cepat-cepat aja gerak. Ku rasa aku bukan satu-satunya orang yang sering berdoa agar jalanan ga macet, aku belum pernah berdoa agar sesuatu diperlambat. Tapi selalu ada yang pertama untuk setiap hal. Jadi saat ini, pertama kalinya buat aku meminta hal itu. Aku pengen berdoa, pengen berharap dan manggil Waktu, minta tolooooong banget, banget, agar dia bergerak dalam tempo semacet-macetnya, atau tolong jangan bergerak dulu, tunggu kami siap. Kalau waktunya bisa ngomong, “emang bakal siap sampai kapan? Bukannya hari-hari kemaren itu persiapan buat hari ini ?.”Dan aku nggak punya jawabannya.

        Pikiran abstrak ini , semakin liar gara-gara nonton itu video. Nah, dalam video itu , kan ditunjukin gimana saat si calon bayi ada di rahim mamanya, pokoknya calon bayinya kayaknya nyaman banget karena  suhu dalam rahim itu hangat, nah waktu mau lahir udah pun dekat,sembilan bulan dan itu artinya udah saatnya kunjungan ke bumi,aku berkomentar,”hahaaa, di bumi nggak selamanya hangat lo :D kalau di bumi nanti bakalan banyak suhu, hahaaaa, welcome bayi lucuuuuu :D Setalah bayinya nyampe ke bumi, videonya habis.
Video di layar leptop selesai, tapi di otakku masih bersambung. Aku bayangin bayi itu adalah aku dulu . Nah sekarang udah gede. Bisa nggak ya kalo minta waktu ini dihentikan sebentar aja .“Waktu.....!!! plis, emang ga capek, semuanya yang dibumi pernah istirahat, kok kamu nggak sih? Ayooo dong, bentaaaaar aja!!” .
      
         Kalau Waktu setuju,Angkatan yang mau wisuda nggak akan wisuda dulu. Anak SMA nggak akan ujian masuk Perguruan tinggi dulu ,yang SMP , SD nggak harus repot buat urusan naik kelas, yang di kandungan nggak lahir dulu. Kalau Waktu agak molor istirahatnya,buatku mungkin lebih baik, Aku mau bilang kalau jadi dewasa itu nggak enak,bukan masalah materi – materi pelajaran yang akan semakin susah,intinya saat dewasa kita akan bertemu dengan kata yang horor banget aplikasinya, Tanggungjawab! Kalau Waktu berhenti lebih lama lagi,kelihatannya hidup akan mudah banget.

           Aku nggak perlu capek-capek naik kereta pagi-pagi banget , nyampe kosan malam. Aku akan tetap kuliah dengan kosan dekat banget ke kampus :D Nggak perlu capek-capek menentukan cita-cita bahkan nggak perlu punya cita-cita , nggak perlu adaptasi lagi, dan juga nggak perlu punya pacar karena nggak akan nikah, hahaaa :D yaaa, kalau Waktu terhenti.
...................................................
    Tapi kalau Waktu terhenti, kalau perjalanan Waktu macet , hidup pasti membosankan banget . Apa aku mau kuliah seumur hidup ? Nggak akan tau rasanya mewujudkan impian , nggak akan bisa lagi melihat jawaban doa-doaku,aku nggak akan ketemu lagi dengan orang baru, nggak akan punya pengalaman baru.Anak-anak calon bayi dalam kandungan nggak akan pernah melihat dunia.Kasian bayinya,mamanya juga kasian banget, masa bawa dua badan terus. Bayi-bayi yang baru belajar berjalan akan terus merangkak, mereka cuma akan tercengang-cengang melihat orang bisa berjalan, kasian banget juga, padahal seharusnya mereka bisa jalan dan bahkan berlari. Anak SD, SMP, SMA akan tetap diawasi papa dan mamanya kalau mau kemana-mana, aiiiih kasian banget , mereka nggak bakalan ngerasain “serunya” masa–masa setelah itu . Dan aku juga nggak akan merasakan banyak kejutan yang ada di masa depan. Di masa depan ada jawaban impian, ada jawaban doa. “Kenapa waktu nggak pernah istirahat ?”, “Karena hidup adalah perjalanan maka waktu terus berputar, jadi kita nikmati saja irama putarannya :D.”