Senin, 23 Juli 2012

Kenapa WAKTU Nggak Pernah Istirahat ??

       Hari Jumat lagi jam istirahat di tempat magang, teman-teman yang lain lagi pada sholat dan hari ini karena ada sholat Jumat,jam istirahat jadinya diperpanjang, aku wifi-an pake internet kantor, kan gratis dan loadingnya lumayan cepat :D:D
        Aku gugling2, baca- baca artikel, ngerasa ngantuk akhirnya search video...akhirnya aku ngeliat ada video proses perkembangan anak mulai dari proses pembuahan sampai ada bayi yang lucu banget. Dan tiba-tiba aja aku takuuut banget, gimana yaaaa...si bayi di video itu sekarang udah berapa tahun yaaa ? Tetap lucu nggak ya mukanya? : ) kok aku malah ngebahas bayi itu yaa? NGGAK, sebenarnya yang aku takutin itu adalah masalah waktu. Sekarang, aku dan teman-teman lain yang seangkatan udah pada magang, jadi mahasiswa tingkat akhir, sebentar lagi diusir dari Universitas, cari kerja, nikah, punya anak , jadi emak-emak daaaan oh my God, waktu kok cepat banget yaaaa berlalu, ya tapi kalo masih hidup juga sih . :P

      Anyway,pertama liat jalanan yang macet banget pengennya lancar. Naik pesawat mau pulang kampung , berdoa jangan sampai ada delay, naik angkot, bus pengennya abis kita masuk langsung cepat-cepat aja gerak. Ku rasa aku bukan satu-satunya orang yang sering berdoa agar jalanan ga macet, aku belum pernah berdoa agar sesuatu diperlambat. Tapi selalu ada yang pertama untuk setiap hal. Jadi saat ini, pertama kalinya buat aku meminta hal itu. Aku pengen berdoa, pengen berharap dan manggil Waktu, minta tolooooong banget, banget, agar dia bergerak dalam tempo semacet-macetnya, atau tolong jangan bergerak dulu, tunggu kami siap. Kalau waktunya bisa ngomong, “emang bakal siap sampai kapan? Bukannya hari-hari kemaren itu persiapan buat hari ini ?.”Dan aku nggak punya jawabannya.

        Pikiran abstrak ini , semakin liar gara-gara nonton itu video. Nah, dalam video itu , kan ditunjukin gimana saat si calon bayi ada di rahim mamanya, pokoknya calon bayinya kayaknya nyaman banget karena  suhu dalam rahim itu hangat, nah waktu mau lahir udah pun dekat,sembilan bulan dan itu artinya udah saatnya kunjungan ke bumi,aku berkomentar,”hahaaa, di bumi nggak selamanya hangat lo :D kalau di bumi nanti bakalan banyak suhu, hahaaaa, welcome bayi lucuuuuu :D Setalah bayinya nyampe ke bumi, videonya habis.
Video di layar leptop selesai, tapi di otakku masih bersambung. Aku bayangin bayi itu adalah aku dulu . Nah sekarang udah gede. Bisa nggak ya kalo minta waktu ini dihentikan sebentar aja .“Waktu.....!!! plis, emang ga capek, semuanya yang dibumi pernah istirahat, kok kamu nggak sih? Ayooo dong, bentaaaaar aja!!” .
      
         Kalau Waktu setuju,Angkatan yang mau wisuda nggak akan wisuda dulu. Anak SMA nggak akan ujian masuk Perguruan tinggi dulu ,yang SMP , SD nggak harus repot buat urusan naik kelas, yang di kandungan nggak lahir dulu. Kalau Waktu agak molor istirahatnya,buatku mungkin lebih baik, Aku mau bilang kalau jadi dewasa itu nggak enak,bukan masalah materi – materi pelajaran yang akan semakin susah,intinya saat dewasa kita akan bertemu dengan kata yang horor banget aplikasinya, Tanggungjawab! Kalau Waktu berhenti lebih lama lagi,kelihatannya hidup akan mudah banget.

           Aku nggak perlu capek-capek naik kereta pagi-pagi banget , nyampe kosan malam. Aku akan tetap kuliah dengan kosan dekat banget ke kampus :D Nggak perlu capek-capek menentukan cita-cita bahkan nggak perlu punya cita-cita , nggak perlu adaptasi lagi, dan juga nggak perlu punya pacar karena nggak akan nikah, hahaaa :D yaaa, kalau Waktu terhenti.
...................................................
    Tapi kalau Waktu terhenti, kalau perjalanan Waktu macet , hidup pasti membosankan banget . Apa aku mau kuliah seumur hidup ? Nggak akan tau rasanya mewujudkan impian , nggak akan bisa lagi melihat jawaban doa-doaku,aku nggak akan ketemu lagi dengan orang baru, nggak akan punya pengalaman baru.Anak-anak calon bayi dalam kandungan nggak akan pernah melihat dunia.Kasian bayinya,mamanya juga kasian banget, masa bawa dua badan terus. Bayi-bayi yang baru belajar berjalan akan terus merangkak, mereka cuma akan tercengang-cengang melihat orang bisa berjalan, kasian banget juga, padahal seharusnya mereka bisa jalan dan bahkan berlari. Anak SD, SMP, SMA akan tetap diawasi papa dan mamanya kalau mau kemana-mana, aiiiih kasian banget , mereka nggak bakalan ngerasain “serunya” masa–masa setelah itu . Dan aku juga nggak akan merasakan banyak kejutan yang ada di masa depan. Di masa depan ada jawaban impian, ada jawaban doa. “Kenapa waktu nggak pernah istirahat ?”, “Karena hidup adalah perjalanan maka waktu terus berputar, jadi kita nikmati saja irama putarannya :D.”

2 komentar:

  1. I,ve read this many times
    but I never get boring
    it's a great thinking, really :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. thank you :) nice to read ur comment.heheeeh ehmmm, anyway, why don't you show ur name, maybe it will be nice for me to know you...heheee

      Hapus